Transkrip Acara “Mata Rantai” Di ANTV “Tamu Dari Luar Angkasa”


Transkrip Acara “Mata Rantai” Di ANTV “Tamu Dari Luar Angkasa”
Kamis, 10 Januari 2008

Naskah disiapkan oleh: Dwi Handoko
Untuk BETA-UFO Indonesia

Nara sumber:
J. Salatun : Perintis Peneliti UFO Indonesia
Fan Fan F. Darmawan: Komunitas Pemerhati UFO Grey Race Bandung
Nur Agustinus : Komunitas BETA-UFO Surabaya
Gatot Tri : Korban Penculikan UFO
Dedy Suardy : Pemerhati UFO
Chandra Kerton : Putri Sudjana Kerton
H. Sumanang: Saksi mata rumah Sudjana Kerton
Taufik Hidayat : Kepala Observatorium Bosscha ITB

Mengamati langit sungguh sangat menakjubkan. Luas jagat raya yang tidak terbatas, menyimpan banyak misteri. Salah satu misteri yang hingga kini belum terungkap adalah munculnya benda asing dari luar angkasa. Yang dikenal sebagai UFO. Unidentified Flying Object.

Hasil dokumentasi foto dan video wilayah Amerika dan Eropa disinyalir sering menjadi obyek lintasan dan pendaratan benda asing tidak dikenal. Sehingga fenomena munculnya UFO dan makhluk angkasa luarnya menjadi obyek penelitian.

J. Salatun: UFO itu mulai dibicarakan kalayak ramai mulai tahun 40an. Tapi nama “UFO” itu adalah mulai tahun 1952 tadi. Sebelumnya disebut Flying Saucer saja. Memang bentuknya seperti “piring” kebanyakan. UFO itu muncul dari Perang Dunia ke 2. Pada waktu permulaan perang, karena bentuknya seperti api itu dan mengikuti pesawat terbang diberi nama Prancis yaitu Foo Fighters. Foo adalah Ve. Ve adalah area api.

Penelitian tentang makhluk asing dari luar angkasa juga dilakukan di Indonesia sejak tahun 1950. Perintisnya Marsekal Purnawirawan J. Salatun.

J. Salatun: Yang saya ketahui itu, yang sangat menarik perhatian bagi saya, saya mulai menulis mengenai piring terbang mulai tahun 50an. Dan ternyata banyak kejadian di Indonesia yang mirip saja dengan luar negeri. Terus terang saja di Indonesia kejadiannya itu ada hal-hal yang unik yang di luar negeri nggak ada. Misalnya tahun 1964. Itu sedang konvrontasi dengan Malaysia. Itu selama seminggu, di daerah Surabaya didatangi UFO. Dan datangnya itu kalau sudah matahari terbenam dia baru nongol.

Fenomena penampakan UFO juga menarik kelompok muda Indonesia untuk melakukan penelitian. Seperti yang pernah dirintis oleh J. Salatun.

Fan Fan F. Darmawan: Tujuan kita mengembangkan Networking seluruh Indonesia jika mejumpai kasus yang sama. Atau mendokumentasikan UFO ini. Agar bisa kita kumpulkan dalam satu database. Masing-masing memiliki databasenya sendiri. Sehingga ketika berinteraksi dengan jaringan pengamat UFO internasional, mereka tahu ke mana pusat database itu berada. Kelemahannya di Indonesia belum memiliki satu dokumentasi yang cukup baik dalam bentuk video ataupun foto. Itu yang juga menjadi tugas kita semua untuk memberikan kesadaran pada masyarakat bahwa pendokumentasian UFO itu penting.
Salah satu kelompok yang juga melakukan penelitian tentang keberadaan makhluk luar angkasa adalah Komunitas BETA-UFO dari Surabaya, Jawa Timur.

Nur Agustinus: Jadi kami mengadakan pertemuan setiap setahun sekali di Jakarta. Membahas perkembangan UFO di Indonesia, juga mengenai penelitian-penelitian di lapangan di beberapa tempat yang pernah terlihat UFO. Kalau misalnya kita mendapatkan informasi dari masyarakat tentang ada yang mengalami penampakan atau mengalami kasus penculikan, kami akan mencoba untuk mendatangi kemudian kami akan investigasi dan dokumentasi. UFO penampakan dini mulai sejak tahun 1945 sampai sekarang masih terus aktif muncul dan seperti tahun lalu saja tahun 2007 lebih dari 25 kasus yang sudah kami catat. Dan tahun-tahun sebelumnya juga banyak sekali penampakan UFO, baik hanya melihat pesawatnya saja maupun sampai melihat pada makhluk-makhluknya bahkan ada juga kasus-kasus yang bersangkutan mengalami dibawa ke pesawatnya dan diculik oleh mereka.

Seorang pemerhati UFO, Dedi Suardi meyakini adanya makhluk luar angkasa. Bahkan Dedi merindukan untuk bertemu langsung.

Dedi Suardi: Saya mulai tertarik mengenai UFO ketika saya sadar bahwa alam semesta ini sangat luas. Jadi bukan hanya sedaun kelor. Nah, saya berpikir apa mungkin hanya manusia satu-satunya jenis makhluk ciptaan Allah yang memiliki pikiran yang cerdas. Jadi barangkali Tuhan pun menciptakan makhluk-makhluk tadi.

Munculnya UFO juga menjadi obyek penelitian di Indonesia. Percaya atau tidak, perjumpaan dengan makhluk angkasa luar pernah dialami oleh mendiang pelukis Sudjana Kerton di daerah Bandung Utara, Jawa Barat.

Chandra Kerton: Ya katanya sih, Bapak pernah diculik oleh UFO malam-malam di sini. Saat bapak tidur di kamar atas. Beliau dijemput tiba-tiba saat tidur itu dijemput oleh makhluk-makhluk kecil yang masuk dari luar, mereka naik ke atas, bapak dijemput dan dituntun ke bawah lalu masuk ke dalam pesawat UFO itu.
Sayangnya saat perjumpaan, Sudjana Kerton dengan makhluk angkasa luar, tidak ada saksi langsung yang melihat.

Chandra Kerton: Ibu saya tidak percaya. Ibu saya sangat.. apa namanya ya? Taktis, prakmatis. Dan beliau tidak percaya dengan hal yang mengenai UFO atau makhluk-makhluk yang misterius atau dunia gaib, beliau tidak percaya sama sekali.

H. Sumanang: Pada waktu pulang tengah malam, tiba-tiba motor saya mati. Hanya ada cahaya satu kilat dari rumah pak Sudjana Kerton. Kemudian saya tanya apa itu .. UPO!! (ufo). Saya percaya tidak percaya. Hanya cahaya yang begitu cepat sekali. Bagaikan kilat larinya. Ke arah Bandung Timur.

Dedi Suardi: Ketika pak Kerton dibimbing oleh Robot tadi beliau tidak mengunakan sandal. Beliau ke lumpur. Dan paginya tapak robot itu masih ada. Telapak atau bekas-bekas kaki robot. Baru beliau sadar bahwa beliau bukan mimpi.

Eko Hartanto (reporter): Mendiang pelukis Sudjana Kerton menjadi saksi yang pernah mengalami perjumpaan dengan makhluk angkasa luar. Dari rumah dan sekaligus sanggar di wilayah Dago perbukitan Bandung Utara inilah sering terlihat benda bergerak bercahaya yang tidak teridentifikasi.

Dedi Suardi yang juga tetangga Sudjana Kerton di Bandung Utara sering melihat benda bergerak, bersinar yang tidak dikenal.

Dedi Suardi: Yang saya merasa aneh itu jalurnya kebanyakan Utara ke Selatan. Bahkan saya pernah melihat tujuh UFO yang berformasi beriringan. Itu disaksikan oleh salah seorang kyai dari pesantren yang dekat dari sini yang tadinya skeptis, nggak percaya adanya UFO. Kebetulan kami sedang ngobrol di beranda itu tiba-tiba muncul tujuh buah. Kenapa saya di sini banyak melihat? Bukan karena UFO itu datang ke sini sebenarnya. Karena kan ketika saya tinggal di kota. Kami melihat langit kan sempit sekali. Kami hanya melihat antara genting ke genting. Sedangkan dari sini kami bisa melihat langit yang sangat luas. Hingga kesempatan untuk melihat apa yang ada di langit itu lebih leluasa.
UFO di Jakarta juga pernah dilihat J. Salatun.

J. Salatun: Pada tahun 1981. Dan itu terjadi di siang hari. Yang mengherankan dan meyakinkan bagi saya, saya sedang melihat sebelah Utara dari belakang rumah saya. Pada waktu itu belum ada gedung-gedung yang tinggi. Siang hari kira-kira jam 09.00, dua UFO terbang berjejeran. Bentuknya seperti bintang warnanya. Terbang ke Barat. Saya mencoba memotret, eh starternya mati. Saya menyesal saat itu. Kok tidak ada alat yang canggih pada waktu itu. Bagi saya yang paling spektakuler itu pada tahun 1952 itu bukan komando sektor di daerah, tapi komando sektor Washington D.C. Dimasuki dan mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Ini berdasar pengetahuan yang saya tahu. Ini adalah kemungkinan kita di sini berhadapan dengan makhluk-makhluk dari angkasa luar.

Pengalaman berjumpa dan diculik makhluk asing juga pernah dialami Gatot warga Rungkut Asri Surabaya.

Gatot Tri: Tiba-tiba suatu malam sekitar jam 10.00 baru beberapa saat rebahan di tempat tidur tiba-tiba tubuh saya terangkat ke atas. Tiba-tiba saya sudah masuk dalam sebuah wahana atau sebuah ruangan yang mungkin kendaraan mereka. Saya mengendap-endap, di ruangan apa ini saya ditengah-tengahnya. Kemudian saya melihat sosok pendek kecil yang ada di tengah ruangan. Kemungkinan di ruangan utama karena ruangan itu berbentuk bundar. Mungkin karena saya takut, saya akhirnya kembali ke ruangan dimana saya tadi keluar. Mungkin semacam ruangan elevator atau semacam bilik yang kecil ada suatu jendela yang saya segera menyadari bahwa saya berada di ruang angkasa karena saya melihat di jendela ada lengkungan Bumi dibagian bawah.

Penampakan dan jejak UFO atau benda asing luar angkasa menjadi kajian penting. Para astronom menemukan lebih dari 200 planet di luar angkasa.

Taufiq Hidayat: Secara astronomi sebenarnya pencarian kehidupan di luar Bumi itu sudah cukup lama dilakukan. Sejak tahun 60an misalnya, ada projek-projek astronomi terutama di dalam radio yang mencari sinyal-sinyal dari angkasa luar. Sinyal-sinyal itu tentunya yang dimaksud adalah sinyal-sinyal yang sistematik suatu sinyal yang diduga merupakan dikirimkan oleh kehidupan cerdas. Nah, penelitian semacam itu sampai sekarang masih terus dilakukan. Memang sejauh ini belum didapati suatu hasil yang difinitif. Yang memang sejauh ini belum ada bukti-bukti yang sangat konsuntif yang menunjukkan bahwa ini merupakan makhluk dari planet lain.

Banyak temuan para astronot yang tidak dipublikasikan secara umum karena konspirasi kepentingan Negara adidaya seperti Amerika Serikat.

Dedi Suardi: Penjelajah langit ini tidak pernah melihat UFO, itu bohong. Hampir semua astronot itu menyaksikan UFO. Dulu memang dirahasiakan oleh NASA karena takut menimbulkan kepanikan. Tapi sekarang semua rahasia yang mereka sembunyikan itu sekarang sudah terbukti. Jangankan itu, peristiwa Roswell saja baru 50 tahun kemudian terbukti. Sebelumnya itu dikatakan balon cuaca. UFO itu akhirnya bukan hanya sekedar mimpi atau sekedar benda-benda metafisik atau benda-benda yang tak terlihat atau tak teraba dan sebagainya. Tapi bagi saya UFO adalah fenomena Sains yang wajib kita teliti sebenarnya. Apalagi dari sudut agama. Kenapa demikian? Karena saya yakin bahwa fenomena UFO ini menyadarkan kita bahwa Tuhan menciptakan alam semesta ini demikian luas. Jadi bukan hanya sesempit Bumi ini barangkali. Dan dengan kita meyakini bahwa penciptaan Ilahi ini sangat beragam, sangat mengagumkan tentunya bagi visi-visi religi barangkali itu akan membantu memberikan debit-debit tauhid yang sangat kuat.

Meski belum mendapatkan data dan fakta yang konkrit dari penemuan UFO, J. Salatun yakin bahwa makhluk luar angkasa yang tiba di Bumi merupakan makhluk yang cerdas.

J. Salatun: UFO adalah hasil karya peradaban yang lebih maju daripada kita. Dan kita itu perkembangan dunia itu kan selalu tambah maju dan tambah luas. Dulu kita hanya di daratan, kemudian kita menguasai lautan, kemudian udara. Sekarang memang masanya kalau menginjak fase ini. Jadi bagi saya, saya tidak akan heran, kalau Allah menghendaki, kita akan berhubungan dengan dunia lain seperti kita berhubungan dengan bangsa lain.

UFO memang masih menjadi misteri. Benarkah UFO memang ada?

Taufiq Hidayat: Sementara ini laporan-laporan masih meragukan. Tapi bertemu dengan makhluk di tempat lain saya rasa mungkin hanya masalah waktu. Entah kapan suatu hari kita bisa menemukan suatu bukti definitive. Ataukah kita sendiri yang pergi ke sana. Nggak tahu sesuatu yang kadang-kadang memang dulunya kita katakan mustahil ternyata suatu hari terbukti ada. Tapi secara ilmiah saya katakan sejauh ini apa yang dilaporkan itu kebanyakan meragukan secara ilmiah.

* * *.

Komentar ditutup.

  • UFOnesia Twitter

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • WEBSITE KAMI TELAH PINDAH!

    WEBSITE KAMI TELAH PINDAH! Kunjungi website baru kami Klik DISINI

  • KUMPULAN ARTIKEL

  • WEBSITE KAMI TELAH PINDAH!

    WEBSITE KAMI TELAH PINDAH! Kunjungi website baru kami Klik DISINI

%d blogger menyukai ini: