Anniversary UFOnesia ke II


Anniversary UFOnesia ke II

Tulisan ini saya persembahkan untuk Kumunitas Pengamatan Ufo & Alien Indonesia atau yang dikenal sebagai

…UFOnesia…

Sahabat UFO.

Ufology adalah ilmu yang membahas fenomena Ufo dan seorang pengamat Ufology disebut sebagai Ufolog,Ufology terbilang sebagai ilmu yang pseudoscience karena diragukan akan kebenaranya ditambah tidak didukungnya bukti-bukti yang memadai maka tak bisa dipaksakan ilmu Ufology dapat diterima oleh masyarakat apa lagi masuk ke dalam kurikurum pendidikan 9 tahun.

Pada bulan juli 1947 benda terbang aneh yang telah di kenal sebagai “piring terbang” setelah seorang pilot bernama Kenneth Arnold melihat 9 benda terbang melayang bak piring yang dilemparkan dipermukaan air. Atas kejadian ini pembicaraan mengenai Ufo bergema di seantero Amerika Serikat lalu istilah piring terbang mulai diperkenalkan sebagai Ufo yang di buat oleh Edward J.Ruppelt pada tahun 1952 kepala Airforce’s Project BluebookAmerika.

Di Indonesia sendiri fenomena Ufo yang di perkenalkan sebagai BETA (Benda Terbang Aneh) oleh J.Salatun kepala LAPAN (Lembaga Penerbangan dan  Antariksa Nasional) saat itu. Penampakan Ufo tertua yang sempat tercatat adalah pada 17 Agustus 1973. Di Gunung Agung Bali dan pada tanggal 22 September 1973, oleh Ir. Tony Hartono (alm) di lepas pantai cemalaya.

Fenomena Ufo & Alien adalah fenomena tertua dimuka bumi yang sampai sekarang belum bisa dipecahkan apa dan siapa mereka sebenarnya,banyak para ahli menganggap fenomena ini adalah fonomena buatan manusia itu sendiri,memang tidak dapat dihindari adanya anggapan itu karena belum ada satu orang pun yang berani menyatakan kebenaran secara ilmiah dangan bukti akurat tentang keberadaan mereka,sekalipun ada pasti banyak pertentangan-pertentangan.

Mengamati fenomena Ufo ini sebenarnya susah-susah gampang,disisi lain banyak yang percaya akan adanya keberedaan mereka diluar sana tapi di sisi lain banyak juga yang menentangnya. Para ahli menganggap fenomena ini sebenarnya tidak perlu di ambil pusing dan apa lagi sampai di perdebatkan.Tapi Maaf!!! Kami UFOnesia,mengagap Fenomena Ufo & Alien adalah Fenomena Serius yang perlu ditelusuri kebenaranya,karena itu kami hadir untuk membantu masyarakat akan pendidikan Ufology secara online ataupun offline.

Perkenankan saya memperkenalkan komunitas UFOnesia dari awal terbentuk hingga berjalan selama 2 Tahun ini,umur 2 Tahun adalah umur yang terbilang panjang bagi sebuah Komunitas yang notabene penelitiannya dan ilmu yang di kembangnya masih dianggap non-maistream serta jauh dari kenyataan yang sesungguhnya dan pastinya dianggap masih dianggap Wah bagi sebagian orang.

UFOnesia didirikan pada tanggal 10 Januari 2008 yang pada tahun tersebut sedang terjadi gejolak politik dan intensitas interaksi antar partai politik yang semakin tinggi menjelang Pemilu 2009 serta ketidak setebalilan ekonomi di Negara kita tercinta.

Ditengah-tengah kesembrawutan tersebut UFOnesia lahir sebagai Komunitas yang mengusung Ilmu Ufology,ilmu yang pada dasarnya diakui sebagai ilmu non-mainstream oleh kalangan sains dan selalu mendapatkan pandangan yang hanya sebelah mata yang dikarenakan pengamatan dan penelitiannya hanya berdasarkan laporan lisan dan jarang ditunjang bukti yang memadai.

UFOnesia hadir memberikan pendidikan Ufology kepada masyarakat Indonesia yang pada saat itu masih sibuk akan perebutan jabatan menjelang Pemilu 2009,UFOnesia ber-networking kepada Beta-Ufo yang sudah dulu lahir merajai dunia Ufology di Indonesia dengan bantuan dari merekalah saya berhasil mendirikan Komunitas ini serta pula dukungan dari wordpress.comyang memberikan secara gratis halaman blognya hingga sekarang.

Dukungan dan penolakan pun datang silih berganti diawal-awal pembentukan Komunitas ini,tepat pukul 22:30 pada tanggal 10 Januari 2008 website resmi UFOnesia berhasil dirilis di wordpress.com dan selang beberapa lama satu komentar datang sebagai komentar pertama di situs ini,sedikit saya angkat lagi komentar ID ”rujak06“

wow, dari dulu sampe sekarang orang masih sibuk-sibuknya ya sama benda yang satu ini. berusaha mencri faktanya, tetapi kesemuanya tetap saja menjadi misteri. tetapi, justeru di situlah seninya. Kalo menurutku, ufo memang benar adanya. walaupun belum pernah melihat secara langsung. kenapa? yaealah, dunia ini penuh misteri. walaupun teknologi sdah berkembang pesat. tetapi tetap saja belum ada teknologi paten yang bisa memberi jawaban tentang keberadaan ufo. nah, yang menjadi masalah adalah apakah ufo itu berasal dari luar angkasa atau memang sudah ada di bumi jauh sebelum kita ada. trus, kenapa mereka selalu menyembunyikan diri?

atau, apakah mereka bakalan mengadakan invasi besar-besaran suatu saatnya nanti?

bukankah di Alquran (I’m muslim) sudah dijelaskan tetang Jin dan manusia. nah, apakah ufo termasuk jin………………………….?

komentar setelahnya ID “Konyol” komentarnya seperti ini “haduuuh!!! Hari gini msh ada aj yg bilang liat UFO???” Bisa dibayangkan bagaimana perasaan anda bila pertama kali situs anda dirilis dan langsung mendapatkan komentar seperti diatas?

Bagi saya sangat mudah membangun sebuah komunitas tapi untuk mempertahankanya butuh komitmen dan konsentrasi punuh didalam nya apa lagi dengan kondisi yang kurang kondusif seperti saat ini. UFOnesia lahir untuk melakukan pendataan dan peng-investigasi-an dan tak jarang kami melakukan serangkaian Hunter kecil diselah-selah kesibukan.

Kepercayaan masyarakat akan existensi UFOnesia dibuktikan semakin melonjaknya pembaca situs resmi UFOnesia,di bulan-bulan awal dirilisnya situs resmi ini sudah banyak komentar dan grafik yang memuncak dengan cukup membanggakan. Update terakhir menurut situs clustrmaps.compertanggal 1 Apr to 17 Nov 2009 pengunjung dari Indonesia sendiri mencapai 22.160rb pengunjung dan dari United States (US) mencapai 2.170rb pengunjung dengan rata-rata 500 pengunjung perhari.

Puncak rekor pengunjung situs resmi UFOnesia terjadi pada  17 Oct 2009 setelah kejadian UFO di Blok M yang sempat menggemparkan itu dengan berbagai Headline di media massa elextronik maupun cetak,karena Beta-Ufo berhasil membongkar kebohongan atas pemberitaan itu serta UFOnesia merasa bertanggung jawab karena hanya pihak UFOnesia yang kala itu memberikan komentar di salah satu koran Jakarta tersebut,maka UFOnesia segera melakukan klarifikasi terhadap permberitaan itu dan berhasil mendapatkan simpati masyarakat Indonesia dengan pembaca situs terbayak mencapai 4104 perhari,sekalipun sempat terjadi keberatan beban pengunjung Down selama beberapa jam.

Sedikit kutipan dari Koran Wartakota “Sementara itu, Muhammad Irvan, aktivis Ufonesia (komunitas pengamat UFO), mengaku belum melihat foto benda yang diduga UFO yang terbang di atas Blok M tersebut. Menurut dia, selama 2009 ini laporan tentang Beta-UFO lebih sedikit dibanding tahun 2008. ”Laporan terakhir datang dari Bandung, tepatnya di Dago. Tapi itu belum bisa kami duga sebagai UFO, kami masih ragu,” ujarnya dalam perbincangan dengan Warta Kota, semalam.”

Disamping itu forum diskusi UFOnesia di Facebook anggotanya berhasil menembus angka 1000 anggota pada tanggal 10 Desember 2009 dengan intesitas keaktifan diskusi mencapai 85% dan di tahun yang sama juga UFOnesia telah terdaftar di UFOINFO International,serta tampilnya UFOnesia dimedia massa cetak maupun elextronik dalam negeri.

Semua ini tentunya berkat kerjasama yang sangat baik dari anggota dan simpatisan UFOnesia yang secara sukarela membangun komunitas tanpa pamrih.

Terimakasih.
Muhammad Irfan.
Untuk UFOnesia
10 January 2008 / 10 January 2010

Unggah format pdf nya Di sini.

Comments
5 Responses to “Anniversary UFOnesia ke II”
  1. Damar Dwiyadi Pratama mengatakan:

    Maju terus UFOnesia. we never let go down even truth coming ahead!!

  2. Bayu Amus mengatakan:

    Dear Irfan, selamat untuk ulangtahun ke-2 Ufonesia.

    Saya mau komentar sedikit mengenai pelabelan Ufologi sebagai “pseudoscience”, supaya mereka yang tertarik pada topik Ufologi tidak lantas salah paham, pun yang sudah “didalam” tidak mendapatkan label yang keliru.

    Untuk dikategorikan sebagai science, maka Ufologi memang akan terbentur dengan metodologi ilmiah baku yang menuntut adanya atribut ataupun bukti yang bisa diukur dan diuji, serta direplikasi hasil penelitiannya di laboratorium. Namun demikian, penggunaan istilah “pseudoscience” itu salah kaprah dan menyesatkan, karena konotasinya negatif; seakan topik UFO ini tidak bisa ditelaah secara scientific sama sekali, padahal toolsnya saja yang belum nyampe. Istilah “pseudoscience” biasanya dicetuskan oleh mereka yang tidak sekedar skeptic, namun juga antipati terhadap eksistensi UFO; mereka yang tanpa melirik bukti-bukti yang ada pun sudah berani mengklaim bahwa UFO tidak mungkin ada.

    Istilah yang lebih tepat, kalaupun mau mengkotakkan diri adalah “Protoscience” – http://en.wikipedia.org/wiki/Protoscience; science yang masih dalam tahap pengembangan dan belum baku. Namun biasanya, karena mencakup topik yang sangat beragam mulai dari teknologi, sejarah, exopolitics, conspiracy theory, parapsikologi, maka Ufology lebih sering melabel disiplin ilmunya sebagai “study”; netral, dan memang itulah yang selama ini Ufologi lakukan: mempelajari UFO, dan hal-hal yang melatarbelakangi atau terkait dengannya.

    Tapi yang pasti, jangan pernah terjebak pada bingkai atau hal-hal yang superfisial; kita nggak berusaha untuk menjadi materi kurikulum 9 tahun, tapi yang penting adalah penyebaran informasinya. Contohnya baik BETA-UFO (SBY), maupun Grey Race Foundation (BDG) sudah berkali-kali mengadakan event yang mendidik mengenai fenomena UFO bagi murid-murid sekolah. Banyak penulis topik UFO di tanah air juga terus meluangkan waktu dan tenaga untuk berkarya, walaupun kompensasi dari sisi finansial pastinya tidak terlalu melegakan hati.

    Karya apa yang bisa kita sumbangkan? Itu yang lebih penting kita pertanyakan.

    Selamat berkarya

    Salam,

    Bayu Amus
    Ufosiana – http://ufosiana.blogspot.com

  3. Bayu Amus mengatakan:

    Dear Irfan, selamat untuk ulangtahun ke-2 Ufonesia.

    Saya mau komentar sedikit mengenai pelabelan Ufologi sebagai “pseudoscience”, supaya mereka yang tertarik pada topik Ufologi tidak lantas salah paham, pun yang sudah “didalam” tidak mendapatkan label yang keliru.

    Untuk dikategorikan sebagai science, maka Ufologi memang akan terbentur dengan metodologi ilmiah baku yang menuntut adanya atribut ataupun bukti yang bisa diukur dan diuji, serta direplikasi hasil penelitiannya di laboratorium. Namun demikian, penggunaan istilah “pseudoscience” itu salah kaprah dan menyesatkan, karena konotasinya negatif; seakan topik UFO ini tidak bisa ditelaah secara scientific sama sekali, padahal toolsnya saja yang belum nyampe. Istilah “pseudoscience” biasanya dicetuskan oleh mereka yang tidak sekedar skeptic, namun juga antipati terhadap eksistensi UFO; mereka yang tanpa melirik bukti-bukti yang ada pun sudah berani mengklaim bahwa UFO tidak mungkin ada.

    Istilah yang lebih tepat, kalaupun mau mengkotakkan diri adalah “Protoscience” – http://en.wikipedia.org/wiki/Protoscience; science yang masih dalam tahap pengembangan dan belum baku. Namun biasanya, karena mencakup topik yang sangat beragam mulai dari teknologi, sejarah, exopolitics, conspiracy theory, parapsikologi, maka Ufology lebih sering melabel disiplin ilmunya sebagai “study”; netral, dan memang itulah yang selama ini Ufologi lakukan: mempelajari UFO, dan hal-hal yang melatarbelakangi atau terkait dengannya.

    Tapi yang pasti, jangan pernah terjebak pada bingkai atau hal-hal yang superfisial; kita nggak berusaha untuk menjadi materi kurikulum 9 tahun, tapi yang penting adalah penyebaran informasinya. Contohnya baik BETA-UFO (SBY), maupun Grey Race Foundation (BDG) sudah berkali-kali mengadakan event yang mendidik mengenai fenomena UFO bagi murid-murid sekolah. Banyak penulis topik UFO di tanah air juga terus berkarya walaupun kompensasi dari sisi finansial pastinya tidak terlalu melegakan hati.

    Karya apa yang bisa kita sumbangkan? Itu yang lebih penting kita pertanyakan.

    Selamat berkarya

    Salam,

    Bayu Amus
    Ufosiana – http://ufosiana.blogspot.com

  4. Nur Agustinus mengatakan:

    Kepada sesama penggemar UFO yang saya hormati,

    Ufologi menurut saya bukan science dan tidak akan pernah menjadi salah satu disiplin ilmu. Hal ini karena UFO adalah singkatan dari Unidentified Flying Object. Secara arti kata, jelas sesuatu yang tidak teridetifikasi tidak mungkin bisa menjadi sebuah bahan kajian ilmu (science). Ufologi adalah suatu istilah yang dipergunakan untuk menjelaskan suatu upaya untuk menemukan (discover) sesuatu yang misteri dianggap tidak dapat diidentifikasi.

    Lalu, apakah UFO tidak bisa diselediki secara ilmiah? Kalau itu pertanyaannya, maka jawabannya bisa. Ilmu apa yang bisa menyelidikinya? Tentu ini tergantung dari disiplin ilmu yang dimiliki oleh penelitinya. Bisa dari sudut pandang antropologi, psikologi, psikiatri, politik, fisika, eksobiologi, filsafat bahkan mungkin ilmu agama.

    Upaya membuat UFO sebagai ilmu yang berdiri sendiri yang kemudian disebut sebagai Ufologi, justru akan membuat hal ini sebagai sebuah pseudoscience. Banyak contoh pseudoscience (ilmu semu), misalnya graphology (ilmu membaca arti tulisan tangan), astrologi (ilmu sifat dan nasib manusia yang dipengaruh oleh posisi benda langit), hongshui (ilmu keserasian tata letak ruang). Nah, meskipun hongsui dianggap sebagai pesudoscience, tapi ada juga ahli arsitektur yang mengkaji hal ini. Demikian juga graphology ada yang memanfaatkan dalam proses seleksi pegawai.

    Kita yang meminati masalah UFO, menurut saya sebaiknya memiliki semangat untuk menyelidiki, berusaha menemukan, menyingkap misteri, sebagaimana mirip seorang penyelidik (detektif) atau investigator. Jadi seorang ufolog adalah penyelidik UFO. Kalaupun kita mau membuat kajian UFO ini sebagai sesuatu yang ilmiah, maka sebaiknya langkah awal adalah membuat diri kita menjadi orang scholar (orang yang berprofesi di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan, seperti dosen, profesor atau doktor). Tanpa itu, tentu apa yang kita lakukan, kajian apapun, tidak akan dianggap sebagai sebuah karya ilmiah. Saya pribadi tidak masalah dengan anggapan bahwa ufologi adalah psuedoscience, karena memang demikianlah adanya… dan di situlah keasyikannya…

    Salam,
    nur agustinus

  5. ardyana mengatakan:

    selamt buat UFOnesia kembangkan terus info2 seputar dunia ufo…..
    saya yakin masih banyak warga indonesia yg mempercayai atau tertarik dengan berita berita mengenai objek yang tak dknal ini….

  • UFOnesia Twitter

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • WEBSITE KAMI TELAH PINDAH!

    WEBSITE KAMI TELAH PINDAH! Kunjungi website baru kami Klik DISINI

  • KUMPULAN ARTIKEL

  • WEBSITE KAMI TELAH PINDAH!

    WEBSITE KAMI TELAH PINDAH! Kunjungi website baru kami Klik DISINI

%d blogger menyukai ini: